Langsung ke konten utama

Postingan

Entri yang Diunggulkan

KHILAFAH AJARAN ISLAM

*KHILAFAH AJARAN ISLAM*Oleh : Dr. Daud Rasyid, Lc., MA Istilah KhilafahKhilafah adalah isim syar’i [istilah syariah]. Artinya, Khilafah ini bukan istilah buatan manusia, karena istilah ini pertama kali digunakan dalam nash syariah dengan konotasi yang khas, berbeda dengan makna yang dikenal oleh orang Arab sebelumnya. Sebagaimana kata Shalat, Hajj, Zakat, dan sebagainya. [Lihat, al-Amidi, al-Ihkam fi Ushul al-Ahkam, Juz I/27-28]Istilah Khilafah, dengan konotasi syara’ ini digunakan dalam hadits Nabi saw. sebagaimana yang diriwayatkan Ahmad bin Hanbal:
(تَكُوْنُ النُّبُوَّةُ فِيْكُمْ مَا شَاءَ اللهُ أَنْ تَكُوْنَ، ثُمَّ يَرْفَعُهَا اللهُ إِذَا شَاءَ أَنْ يَرْفَعَهَا، ثُمَّ تَكُوْنُ خِلاَفَةٌ عَلَى مِنْهَاجِ النُّبُوَّةِ) [رواه أحمد]
“Ada era kenabian di antara kalian, dengan izin Allah akan tetap ada, kemudian ia akan diangkat oleh Allah, jika Allah berkehendak untuk mengangkatnya. Setelah itu, akan ada era Khilafah yang mengikuti Manhaj Kenabian.” [Hr. Ahmad]Ini juga bukan merupakan s…
Postingan terbaru

MENGENAL GARIS KERAS SEJATI

Bismillaahir Rohmaanir RohiimSesungguhnya kelompok yang layak distigma dengan label Garis Keras adalah kelompok yang menolak penerapan ayat-ayat Allah, yang menolak formalisasi syariat Islam, yang menolak dakwah Islam Kâffah dan khilafah, yang melanggar dan menabrak larangan Allah swt dan Rasul-Nya saw. Allah swt telah memberi tahu siapakah kelompok garis keras itu melalui firman-Nya :
ثُمَّ قَسَتْ قُلُوبُكُمْ مِنْ بَعْدِ ذَٰلِكَ فَهِيَ كَالْحِجَارَةِ أَوْ أَشَدُّ قَسْوَةً ۚ وَإِنَّ مِنَ الْحِجَارَةِ لَمَا يَتَفَجَّرُ مِنْهُ الْأَنْهَارُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَشَّقَّقُ فَيَخْرُجُ مِنْهُ الْمَاءُ ۚ وَإِنَّ مِنْهَا لَمَا يَهْبِطُ مِنْ خَشْيَةِ اللَّهِ ۗ وَمَا اللَّهُ بِغَافِلٍ عَمَّا تَعْمَلُونَ
"Kemudian setelah itu (datangnya ayat-ayat Allah) hati kalian menjadi keras seperti batu, bahkan lebih keras lagi. Padahal diantara batu-batu itu sungguh ada yang mengalir sungai-sungai dari padanya dan diantaranya sungguh ada yang terbelah lalu keluarlah mata air dari padanya dan dianta…

BOLEHKAH KITA BERBANGGA DENGAN KEMENANGAN PRABOWO ?

Bismillaahir Rohmaanir RohiimPertanyaan itu muncul ditengah-tengah para pejuang Islam Kaffah, Syariah dan Khilafah, dimana bagi mereka, baik Prabowo maupun Jokowi, keduanya sama-sama  calon presiden dalam sistem kufur demokrasi bin ideologi kufur kapitalisme bin akidah kufur sekularisme, yang akan menerapkan hukum-hukum kufur yang jelas-jelas kontradiksi dengan hukum-hukum syariat Islam. Cuma bedanya, kubu Prabowo lebih dekat kepada kelompok muslim yang merindukan kebangkitan Islam dan kaum Muslim, melalui penerapan Islam secara sempurna dalam wadah daulah khilafah rosyidah, sedang kubu Jokowi lebih dekat kepada kelompok Muslim yang tetang-terangan menampakkan sikap sekular dan liberalnya, juga dekat kepada kelompok komunis sosialis materialis dan aliran sesat dan menyimpang lainnya.Jawaban dari pertanyaan di atas, cukup baca dan pahami firman Allah swt sebagai berikut :
الم (1) غُلِبَتِ الرُّومُ (2) فِي أَدْنَى الأرْضِ وَهُمْ مِنْ بَعْدِ غَلَبِهِمْ سَيَغْلِبُونَ (3) فِي بِضْعِ سِنِين…

KONOTASI MEMECAH-BELAH AGAMA DAN BERBANGGA DENGANNYA (1)

Bismillaahir Rahmaanir RahiimBerbangga berasal dari bahasa Arab "farihien" atau "yafroh" dari madli "fariha" dan mashdar "farhan/ farohan", berarti bisa juga berarti berbahagia dan bersenang. Tulisan ini membantah pendapat yang mengatakan, bahwa berbangga dengan menjadi bagian dari HT/ HTI adalah berbangga yang dilarang atau tercela karena menyerupai berbangganya orang-orang musyrik yang telah memecah belah agamanya.Allah Swt berfirman:
“dengan kembali bertaubat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah shalat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan dimana tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka”. (QS Arruum [30]: 31-32).Imam Ibnu Katsir rh berkata: “Firman Allah, “yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan dimana tiap-tiap golongan merasa ban…

KONOTASI MEMECAH-BELAH AGAMA DAN BERBANGGA DENGANNYA (2)

Bismillaahir Rohmaanir Rohiim"KONOTASI DARI LARANGAN MEMECAH-BELAH AGAMA, ADALAH KEWAJIBAN MENERIMA SYARIAH ISLAM SECARA UTUH".Berikut adalah ayat-ayat terkait larangan memecah belah agama. Allah swt berfirman :
مُنِيبِينَ إِلَيْهِ وَاتَّقُوهُ وَأَقِيمُوا الصَّلاةَ وَلا تَكُونُوا مِنَ الْمُشْرِكِينَ  مِنَ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا كُلُّ حِزْبٍ بِمَا لَدَيْهِمْ فَرِحُونَ
"... dengan kembali bertobat kepada-Nya dan bertakwalah kepada-Nya serta dirikanlah salat dan janganlah kamu termasuk orang-orang yang mempersekutukan Allah, yaitu orang-orang yang memecah belah agama mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka". (QS Arruum [30]: 31-32).Allah swt berfirman :
إِنَّ الَّذِينَ فَرَّقُوا دِينَهُمْ وَكَانُوا شِيَعًا لَسْتَ مِنْهُمْ فِي شَيْءٍ ۚ إِنَّمَا أَمْرُهُمْ إِلَى اللَّهِ ثُمَّ يُنَبِّئُهُمْ بِمَا كَانُوا يَفْعَلُونَ
Sesungguhnya orang-orang yang memecah belah agama-Ny…

KHILAFAH SISTEM TERBAIK WAJIB DIAMBIL DAN DITERAPKAN

Bismillaahir Rohmaanir RohiimMaaf kalau saya keliru, bahwa mereka yang menolak Khilafah dalil-hujjahnya hanya mentok sampai kepada "SAMPAH PERKATAAN" yang "HUWA QÔILUHÂ", bahwa Khilafah betentangan dengan kesepakatan bangsa, bahwa Khilafah betentangan dengan Pancasila, bahwa Khilafah mengkhianati kesepakatan / janji para pendahulu bangsa, dan sejenisnya.Selanjutnya dikait-kaitkan dengan kewajiban menepati janji. Ciri-ciri munafik salah satunya adalah ingkar janji atau merusak janji para pendahulu bangsa yang bagi mereka adalah USWATUN HASANAH mengalahkan Rasulullah SAW dan para sahabatnya. Miris memang.Apakah mereka masih belum sadar, bahwa sistem pemerintahan yang katanya telah dibangun diatas EMPAT PILAR KEBANGSAAN dan yang katanya berdasarkan Pancasila ... adalah sistem kufur demokrasi, sistem yang tidak sesuai dengan Empat Pilar Kebangsaan, sistem yang membuang syariat Tuhan Yang Maha Esa, sistem yang telah dan akan terus menebarkan kerusakan alam dan moral, si…

SESAT MENYESATKAN (3)

Inilah Produk Ijtihad Kaum Liberal :Tidak Ada Istilah Khilafah dalam Al-Qur’anFaizin, NU Online | Ahad, 31 Maret 2019 23:55
Oleh Nadirsyah Hosen
....................................................
....................................................
Bisakah seorang menjadi Khalifah tanpa ada Khilafah? Bisa. Kenapa tidak? Bukankah kita semua sebagai anak cucu Nabi Adam adalah pewaris dan pengelola bumi? Ini khalifah dalam pengertian Qur’an, bukan dalam konteks sistem Khilafah ala HTI. Bisakah pemimpin sekarang kita sebut sebagai Khalifah meskipun tidak ada khilafah? Bisa, mengapa tidak? Bukankah Nabi Dawud menjadi Khalifah padahal beliau Raja Bani Israil? Kata kuncinya, seperti dijelaskan di atas, adalah keadilan. Sesiapa pemimpin yang adil, bisa kita anggap sebagai Khalifah seperti Nabi DawudBisakah ada khalifah tanpa khilafah? Bisa, mengapa tidak? Bani Umayyah, Abbasiyah dan Utsmani itu berdasarkan kerajaan, diwariskan turun temurun. Ini bertentangan dengan konsep yang dijalankan Kh…